20 Nov 2012

Shock Induction

Hipnosis itu dari kata hypnos yang artinya dewa tidur (menurut kepercayaan bangsa Yunani dulu). Tapi perlu digarisbawahi bahwa hipnosis tidak sama dengan tidur. Hanya kondisi akan tidur atau terbangun dari tidur tapi malas untuk bangun itulah kondisi—yang katanya hipnosis.

Ada banyak cara untuk membimbing seseorang memasuki kondisi hipnotis. Salah satu cara yang sangat dikenal dan digemari oleh hipnoterapis adalah model shock induction.

17 Okt 2012

Kehilangan

Rencana Tuhan selalu berakhir dengan kebaikan. Jika kamu merasa rencanaNya belum baik, maka sesungguhnya rencana Tuhan itu belum berakhir.

Setiap kejadian selalu menghadirkan banyak persepsi. Tergantung dari bagaimana cara kita memahami dan memandang kejadian tersebut. Bisa hitam atau putih. Baik atau buruk. Senang atau susah. Lapang atau sempit. Dan lain sebagainya. Bagi manusia, setiap kejadian adalah relatif; bergantung pada cara ia memandang kejadian tersebut.

9 Okt 2012

Patah Hati



Patah hati? Sebentar, saya ingin cari dulu dalam kamus kehidupan saya. Wah, gak nemu tuh! Ini seriusan. Saya tidak menemukannya. Iya, itu setidaknya saat beberapa belasan tahun tahun kebelakang.

Saat saya masih di dunia anak. Di saat dunia begitu mengasyikkan terisi oleh aktifitas yang namanya bermain. Nangis (mungkin) sering, tapi bukan karena hati yang hancur berkeping-keping seperti kebanyakan orang-orang dewasa dalam film roman yang menyuguhkan patah hati. Eh bukan film doank kok, dalam realitanya kehidupan juga banyak yang patah hati.

7 Sep 2012

Bahagia dan Sedih

“Biarlah mereka tersenyum bahagia ketika kita menangis di waktu kelahiran kita.”

Ceria itu perasaan bahagia. Bahagia itu ceria. Intinya itu sih. Hehe.. Ada perasaan yang terluapkan dalam ekspresi kita dengan kesenangan yang tak terbahasakan. Entah dari mimik wajah, gerakan tubuh, gaya bicara, atau pun dari cara makan kita dan lain sebagainya. Segala sesuatu terasa lebih mudah dan ringan untuk dijalani. Tapi ada juga sih yang bahagia meski ia sedang menghadapi masalah yang terasa berat. Dan yang soal seperti itu jangan tanya saya seperti apa orang yang bahagia meski kita lihat sebenarnya ia menderita.

6 Sep 2012

Pernah Kutuliskan Do'a

Setiap hari, setiap malam yang telah dilalui, semakin menampakkan siapa jati diri. Atau justru tidak sama sekali? Tapi setidaknya, aku hanya ingin menjauhi penilaian orang-orang tentang diri ini. Ah, nilaiku hanya Engkau yang Maha Tahu, aku memang seringkali tak mengenali diri!***
Ini adalah guratan pena yang tertulis pada helaian kertas-kertas dulu. Dimana padanya pernah kutuliskan do'a untukmu...

Dengan Asma Allah, Maha Pengasih, Maha Penyayang.

Allah ya Tuhanku, Tuhan semua hal yang ada di seluruh semesta raya, aku bersimpuh sujud padaMu. Engkaulah segalanya bagiku, yang senantiasa memperlihatkan kuasaMu dalam takdirku. Kini, aku berdoa setulus hatiku, sepenuh jiwa dan nafasku, ampuni satu dari hambaMu yang kini berjalan sambil memegang erat kesucian harga dirinya. Menyusuri syari'atMu, ia belajar banyak tentang kehidupan. Luaskanlah ilmunya, mudahkanlah segala urusannya, lapangkanlah rezekinya, datangkanlah berbagai kebaikanMu padanya. Satukanlah ia bersama-sama orang-orang yang ia cintai dan sayangi. Berkahilah ia disetiap hari-harinya. Dalam setiap helaan nafas, detakan jantung, denyut nadi, dan iringan waktunya berdzikir atasMu.

Allah ya Tuhanku, indahnya sinar mentari pagi, teduhnya awan-awan, sejuknya angin, merdunya rintik hujan, Engkau semakin meyakinkanku bahwa aku dan dia adalah hambaMu. MilikMu. Izinkan kami bersama hamba-hambaMu lainnya dalam golongan hambaMu yang terbaik. Di dunia dan di syurgaMu.

Segala puji untukMu, Allah ya Tuhanku. Kabulkanlah segala do'a. Aamiin Allahuma aamiin.

*Suatu Subuh, 27 Februari 2012*