20 Agu 2013

Nasehat Cinta

Selama ini aku bingung dengan nasehat cinta yang aneh itu. Beberapa waktu kemudian saat aku pulang ke kampung halaman setelah lima tahun bekerja di luar kota, aku tersadarkan. Lebih tepatnya, orang tuaku yang menyadarkan aku.

Ayah dan ibuku masih memelihara kebiasaan lamanya yaitu sarapan bersama dengan hidangan yang cukup beragam karena ibuku tahu bahwa ayah tidak suka makanan yang tidak banyak sayur dan buah. Di hari kepulanganku, ibu menyajikan kue lumpur yang super gosong.

7 Agu 2013

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1434 H


Sungguh, karena setiap jiwa adalah pengusung dakwah, Allah selalu mencintai orang-orang yang Ikhlas di jalan-Nya. Semoga Allah menyampaikan kita kembali ke Ramadhan berikutnya.

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1433 H.

“Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum, Kullu amin wa antum bi khoir”

18 Jun 2013

Gelora Jiwa


Gelora Jiwa
Terinspirasi dari tulisannya Bpk. Hermawan Sah.

Pernah nonton serial film The Return of the Condor Heroes? Kamu yang seumuran atau lebih tua dari saya pasti tahu. Salah satu film yang sukses merebut hati saya kala itu. Film tersebut diartikan kedalam bahasa Indonesia dalam judul Kembalinya Pendekar Pemanah Rajawali.

Film tersebut diangkat dari sebuah novel silat karya Jin Yong, merupakan bagian kedua dari Trilogi Rajawali. Di Indonesia kisah ini juga dikenal dengan judul Sin Tiauw Hiap Lu (dialek Hokkian). Cerita silat ini lebih populer dengan judul di atas karena diterjemahkan dari versi bahasa Inggris berjudul The Return of the Condor Heroes, terjemahan harfiah dari versi asli sebenarnya lebih tepat berjudul Pasangan Pendekar Rajawali Sakti.

26 Mei 2013

Kisah Dalam Angkot

Pernah suatu kali naik angkutan kota (angkot) sepulang sekolah dahulu. Selepas maghrib dari sekolah menuju rumah. Tidak ada yang spesial saat itu selain ada salah seorang bapak penumpang yang sudah tua duduk di posisi belakang supir. Saya sendiri duduk tepat di samping pintu masuk angkot. Kendaraan yang cukup lowong saat itu, seingat saya sekitar 4 sampai 5 orang penumpang saja.

Selama perjalanan naik turun penumpang secara bergantian. Penumpang baru masuk, tidak lama setelah itu penumpang lain turun. Saya sendiri masih sekitar 2 kilometer lagi untuk tiba di tujuan. Entah, justru yang menarik selama perjalanan adalah sosok si bapak tua yang duduk hampir di depan saya. Tiba-tiba si bapak tua membuka pembicaraan dengan supir angkot.

23 Apr 2013

Kala Mereka Berujar

"Menjadi kaki sangat beruntung dapat membawa dirinya kemana-mana sampai ke Baitullah," ujar tangan.

"Tanganlah yang paling beruntung dapat memberi bantuan dan mengelus kepala anak yatim," ujar mulut.

"Aku cemburu pada mulut, ia selalu bersalam sholawat pada Rasulullah dan melafalkan nama-nama Allah yang indah," ujar dahi.

"Dahi itu dianggap tidak sombong saat dia dalam sujud, lambang sujud ada padanya, cemburunya aku," ujar lutut.

"Lutut itu yang pertama berkhidmad, ia selalu menyentuh tanah lebih dahulu dari padaku," ujar otak.

"Kau itu selalu yang diperhitungkan, karena kau yang paling pandai, selalu kau pikirkan si papa dan si miskin," ujar hati.

"Aaaah kami semua berbuat itu karenamu!" serentak mereka berujar pada sang hati.

-- Ratih Sanggarwaty